Kamis, 28 Agustus 2014

Memilih gadget keren dan konten menarik








Suatu hari aku dibuat terkejut ketika keponakanku "Raffy" usia 4 tahun sedang mengutak-atik ponsel milik mamanya. Karena takut dia merusak ponsel itu lalu akupun menegurnya,"Raffy jangan utak-atik ponsel mamamu...nanti rusak lho tak bisa dipakai mama nelpon." tegurku. 

"Raffy cuma pakai untuk main game Bunda...," jelasnya. Bocah kecil itu kembali asyik tenggelam dengan game permainan  yang ada di ponsel mamanya. Lalu aku dekati bocah itu dan mengamati cara Raffy mengoperasikan aplikasi game yang ada di gadget. Ternyata dia mahir sekali memainkan game. Disatu sisi aku bersyukur bahwa anak sekecil itu sudah mahir menggunakan gadget. Aku saja yang segede ini tak mahir menggunakan gadget canggih seperti yang dipegang Raffy. Artinya biar dia masih kecil tapi sudah melek teknologi ya?

Bagi anak usia 4 tahun seperti Raffy mungkin yang menarik dari sebuah gadget adalah game permainannya ya? Lihat saja koleksi aplikasi game yang diunduhnya lewat ponsel mamanya, ada sepuluh aplikasi game lho. Awalnya aku tak percaya bila dia sudah pintar mengunduh aplikasi itu. Ketika Raffy menunjukkan caranya barulah aku percaya. Ck..ck..ck... anak segede ini sudah melek teknologi, bagaimana kalau dia besar nanti ya? Benakku langsung menilai bahwa bocah itu adalah bocah cerdas. "Tunggu sebentar Bunda....sekarang sedang loading...! Nanti kalau keluar tanda seperti ini barulah bisa mainkan gamennya," katanya sok ngajarin. Hmmm....anak segini ngerti apa yang dimaksud loading dan bisa menjelaskannya pula... Ck..ck..ck..., aku kembali berdecak kagum

Sekarang bandingkan dengan orang dewasa seperti kita-kita ini, gadget seperti apa sih yang kita butuhkan? Kalau aku lebih memilih gadget yang harganya terjangkau namun memuat konten-konten menarik sebagai penunjang pekerjaan. Kadang-kadang aku membutuhkan informasi yang mesti kucari lewat internet. Masalahnya kalau sedang berada di kantor aku tinggal buka laptop lalu  browsing. Nah saat berada di luar kantor apa mesti nenteng-nenteng laptop kemana-mana? Tidak mungkin kan? Jalan keluarnya bawa ponsel saja. Bentuknya yang bisa digenggam memungkinkan kita leluasa membawanya kemana-mana dan praktis lagi. 

Tak semua orang sama kebutuhannya akan gadget atau ponsel. Seperti Dewi rekan kerjaku, lebih memilih gadget canggih yang berbasis android. Menurutnya sih, kelebihan gadget android yang dimilikinya itu adalah memiliki fitur-fitur istimewa Salah satu kelebihan istimewa tersebut yaitu banyak terdapat aplikasi baik software maupun game yang bisa dinikmati baik berbayar maupun gratis. Jenis gadget android yang dimiliki si Dewi itu tampilan sangat menarik dan elegant. Selain itu dilengkapi dengan notifikasi yang bisa melaporkan adanya sms, YM dari FB, email ataupun artikel dari RSS Reader. Gadget ini juga bersifat multitasking yang memungkinkan penggunanya untuk menjalankan bernagai aplikasi sekaligus. Hebat bukan? Nah....kelemahan gadget android seperti ini baterenya cepat habis karena boros serta koneksi internet yang mahal karena koneksitas internet yang cepat.

Menyikapi perkembangan teknologi komunikasi saat ini, gadget yang mana sih yang benar-benar kita butuhkan? Apakah kita membeli gadget karena konten yang menarik dan sesuai kebutuhan ataukah hanya karena nilai jualnya yang tinggi dan tampilan kerennya semata?  Kalau aku sih pilih kedua-duanya yaitu gadget keren namun memiliki konten yang bagus. Jelas gadget seperti ini harganya cukup tinggi ya? Namun harga yang tinggi bila kita mendapatkan konten bagus dan sesuai dengan kebutuhan pastilah persoalan harga tadi luntur dong! Dengan kondisi saat ini dimana kita berada dalam era digital bagaimanapun memiliki gadget dengan konten bagus adalah suatu kebutuhan. 

Perkembangan teknologi saat ini banyak sekali beredar di pasaran jenis gadget yang sudah dibundling dengan konten menarik. Sebut saja Syaamil Tabz dan Syaamil Note yang diproduksi Sygma Creative Media Corporation (perusahaan penerbit Al-Quran). Syaamil Tabz dan Syaamil Note dilengkapi dengan aplikasi built in Islami lengkap yang memungkinkan pemilik gadget muslim dapat memenuhi kebutuhan ibadahnya.  Konten yang terdapat dalam gadget ini dibuat dan didesain sedemikian rupa agar bisa melakukan ibadah harian seperti  shalat, zikir dan doa. Dilengkapi juga konten ramah bagi anak-anak yaitu game interaktif yang bisa interaktif tanya jawab tentang keIslaman.

Jadi, pilihlah gadget keren dan memiliki konten menarik sebagai penunjang aktifitas sehari-hari. Dalam kondisi yang semakin mobile saat ini janganlah kita melupakan hal yang paling hakiki dalam hidup, yaitu agama. Perkuat keimanan kita dengan menjalankan ibadah. Bersama Syaamil Tabz dan Syaamil Note insyaAllah terjadi keseimbangan dalam hidup, yaitu tercukupinya kebutuhan jasmani dan terpenuhinya kebutuhan rohani.  Semoga dengan beragamnya kecanggihan teknologi komunikasi saat ini akan menambah kualitas ibadah kita menjadi lebih baik.

Syaamil Tabz

http://www.syaamilquran.com/syaamil-tabz-tablet-dengan-content-aplikasi-super-lengkap.html

Referensi:
www.syaamilquran.com/produk/syaamil-digital/syaamil-tabz
www.tasik-membara.blogspot.com/2013/02/kelebihan-dan-kekurangan-os-android-2013.htm?m=1



Hari Keempat, 28 Agustus 2014

http://www.syaamilquran.com/lomba-blog-pameranbukubdg2014-bersama-ikapi-jabar-dan-syaamil-quran.html

Rabu, 27 Agustus 2014

Ragam Al-Quran dan Kemudahan Beribadah







Ketika berkunjung ke sebuah toko buku terkenal di kotaku, aku melihat  beragam jenis Al-Quran dipajang. Aku mengamati satu persatu Al-Quran yang dipajang itu dan beberapa kuraih lalu membuka-buka lembarannya. Hmm...ternyata banyak sekali ragamnya. Misal ukurannya,  mulai dari yang kecil, sedang sampai berukuran besarpun ada. Lalu jenisnyapun beragam pula. Ada Al-Quran yang diterbitkan isinya langsung 30 juz, ada yang per sepuluh jus dan ada yang per juz. Di pajangan lainnya perhatianku tertuju pada Al-Quran digital yang bisa diaplikasikan kedalam komputer. Al-Quran jenis ini dilengkapi dengan pen penunjuk. Sehingga bila pen itu menunjuk pada stau kalimat dalam bahasa Arab, akan keluar suara bacaannya dari perangkat komputer. Semakin canggih dan beragam rupanya jenis Al-Quran saat ini.

Saat ini kita bisa memilih Al-Quran jenis apa yang sesuai kebutuhan. Cukup mendatangi toko buku dan di situ akan terjawab keinginan kita. Tinggal pilih pilih mau beli Al-Quran versi buku atau versi digital, semua tersedia. Bahkan Al-Quran braille untuk penyandang tunanetra juga tersedia. Kalau aku sih lebih nyaman memilih Al-Quran yang ada tajwid blok warna. Ada beberapa kalimat dalam bahasa Arab yang diblok dengan beragam warna. Tulisan bahasa Arab yang diblok warna itu menunjukkan panjang pendeknya bacaan tajwid. Nanti ada keterangannya bila blok warna merah tajwidnya seperti apa, lalu warna biru, hijau, pink juga diberi keterangan serupa. Kata-kata yang diblok warna itu menunjukkan bahwa ada pengucapan dengan tajwid tertentu yang harus diperhatikan. Ketika menemukan Al-Quran jenis ini aku langsung memutuskan untuk membelinya. Alhamdulillah, sejak memiliki Al-Quran tajwid blok warna kegiatan membaca Al-Quran semakin intens.

Seiring dengan perkembangan teknologi, kini banyak dijumpai Al-Quran versi seluler. Beberapa perusahaan membuat inovasi dengan menciptakan telpon genggam dan tablet yang ada konten Al-Quran di dalamnya. Cukup beli gadget jenis tertentu kita sudah bisa menjalankan anjuran agama untuk membaca Al-Quran di manapun berada. Entah itu saat waktu luang di kantor, saat dalam perjalanan atau saat berada dalam antreanpun kita bisa utak-atik gadget dan membaca Al-Quran. Mudah sekali bukan? Ternyata banyak sekali cara untuk memahami agama. Cukup buka gadget lalu kita akan menemukannya, entah itu tafsir Al-Quran, membaca hadist, riwayat rsulullah bahkan membaca Al-Quran juga bisa. Saat ini tak ada lagi alasan untuk mengatakan "Aku nggak bisa baca Al-Quran nih..." atau "Aku nggak punya waktu nih buat privat belajar baca Al-Quran..."  

Ragam jenis Al-Quran yang tersedia saat ini bertujuan untuk mempermudah kegiatan beribadah, dalam hal ini adalah membaca Al-Quran. Kemudahan itu semakin terjawab ketika di pasaran ada perusahaan mengeluarkan produk Syaamil Tabz. dan Syaamil Note. Jeni Alp-Quran seperti ini memberikan panduan dalam beribadah.  Produk Syaamil Tabz ini dilengkapi dengan aplikasi lengkap dan memiliki keunggulan. Nah....ternyata kini beribadah itu mudah bukan? Akupun tertarik dengan Al-Quran jenis ini. Mudah-mudahan kalau ada rejeki insyaAllah ingin memilikinya. Siapa tahu dapatnya dari mengikuti lomba blog Syaamil Quran ini ya?

Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog #PameranBukuBdg2014
bersama IKAPI Jabar dan Syaamil Quran

http://www.syaamilquran.com/lomba-blog-pameranbukubdg2014-bersama-ikapi-jabar-dan-syaamil-quran.html

Selasa, 26 Agustus 2014

Menyampaikan Pesan Moral Melalui Buku Cerita Anak







Kegemaranku membaca buku boleh dikatakan terbangun sejak aku masih berusia dini. Seingatku, sejak aku bisa membaca aku sudah akrab dengan buku-buku bacaan. Namanya juga masih anak-anak ya...buku yang aku baca adalah jenis buku cerita anak yang berkisah tentang "Puteri Tidur", "Cinderella", "Pinokio" dan beragam judul lainnya. Kala itu buku bacaan anak masih didominasi dengan buku cerita saduran dari kisah-kisah yang bersetting luar negeri.Kebetulan waktu jamannya masih SD aku memiliki banyak teman yang hobi baca juga. Kami sering saling bertukar buku cerita. Karena kalau beli kan harganya cukup mahal kala itu dan belum banyak toko buku yang menjual buku cerita anak.

Bukan hanya buku cerita anak saja yang aku gemari, majalah anak pun tak luput aku lahap untuk dibaca. Sebut saja majalah Bobo dan majalah si Kuncung. Karena aku tak mau kehabisan bahan bacaan, aku merengek pada orangtua untuk dibelikan majalah Bobo. Melihat minatku yang sedemikiannya menggandrungi terhadap buku-buku bacaan,  akhirnya aku mendapat hadiah dari orangtua untuk berlangganan majalah Bobo. Wah....senangnya bukan main saat itu. Berarti aku tak perlu lagi pinjam majalah Bobo punya teman karena tiap Minggu selalu hadir di rumahku secara teratur.

Beranjak remaja aku mulai mengenal ragam buku cerita yang sedikit berbeda. Buku cerita bergenre petualangan dan detektif seperti "Lima Sekawan" dan "Sapta Siaga" sangat digemari untuk dibaca. Tak pelak lagi, ketika jam istirahat sekolah aku lebih senang menghabiskan waktu di perpustakaan daripada jajan di kantin. Bagiku perpustakaan adalah tempat favorit dimana aku bisa membaca beragam buku apa saja yang aku minati. Buku cerita "Lima Sekawan" dan "Sapta Siaga" adalah buku favoritku yang tak kan pernah kulewatkan untuk membacanya. Hingga kini aku lebih suka membaca buku cerita bergenre petualangan dan detektif seperti kisah-kisah yang tertuang dalam "Lima Sekawan" dan "Sapta Siaga". Lebih seru dan membuat kita penasaran akan ending ceritanya akan berujung seperti apa. Bahkan endingnya sering tak tertebak. Itulah kelebihan buku cerita bergenre petualangan dan detektif. Membuat adrenalin kita terpacu dan penasaran hingga kisah dalam buku itu tuntas dibaca.

Kalau dibandingkan dengan kondisi saat ini, perkembangan buku cerita untuk anak-anak mengalami kemajuan. Jika kita berkunjung ke toko buku kita akan menemukan banyak sekali buku bacaan untuk anak-anak. Mulai dari buku untuk anak usia pra sekolah hingga untuk anak usia sekolah SD. Yang lebih membanggakan lagi, beberapa buku cerita anak itu ditulis oleh penulis yang masih anak-anak pula. Hebat kan? Kecil-kecil ternyata banyak anak Indonesia yang cerdas dan berbakat menjadi penulis. Buktinya mereka telah berhasil menelurkan sejumlah buku karya mereka sendiri. Tentunya hal ini tak terlepas dari campur tangan penerbit yang telah membuka ruang dan kesempatan bagi anakp-anak itu untuk mengembangkan bakatnya. Boleh deh diacungi jempol dan ucapan terimakasih kepada penerbit itu ya...!

Berbicara masalah perkembangan buku cerita anak di Indonesia saat ini, mungkin kita mengaharapkan adanya peran lebih maksimal dari pemerintah. Peran apa sih maksudnya? Pemerintah diharapkan bisa memantau buku-buku saduran yang diterbitkan untuk anak-anak. Jangan sampai kejadian lagi adanya buku anak yang berisikan informasi menyesatkan tentang hal-hal yang belum selayaknya diketahui anak-anak. Baru-baru ini dunia pustaka kita sempat heboh lantaran ada buku tertentu yang beredar luas dan ternyata isinya terlalu dewasa bagi ukuran anak-anak.

Lalu, buku seperti apa sih yang baik untuk dikonsumsi anak-anak kita? 

1. Harus banyak jenis buku yang diterbitkan yang berdampak positif bagi perkembangan anak. Maksudnya jenis buku yang seperti apa sih? Itu lho....jenis buku yang bisa merangsang syaraf motorik anak untuk berfikir dan kreatif. Misal, untuk anak usia dibawah lima tahun jenis buku komik bergambar tentunya lebih diminati.

Berbeda dengan anak usia sekolah, buku yang berisi konten studi kasus dan pemecahan masalah akan lebih tepat sebagai bahan bacaannya. Tentu saja bukan konten studi kasus yang berat lho.... Tetap mempertimbangkan berapa usia si anak untuk menerima bahan bacaan, atau justru si anak malah menolaknya. Intinya, konten narasi cerita di dalamnya mengarah pada cara berfikir anak. Bisa atau tidak dia memecahkan suatu masalah.

2. Ragam buku cerita yang bersetting religi dan punya pesan moral juga harus diperbanyak lagi. Ini penting karena  untuk membentuk nilai-nilai positif bagi si anak sejak dini. Kita tak akan pernah bisa menjamin apakah anak-anak kita tumbuh menjadi anak-anak yang baik kelak? Lingkungan dan pergaulan kadangkala bisa menjerumuskan anak-anak ke hal-hal negatif. Bila sejak dini anak-anak sudah dikenalkan pada buku-buku bernuansi religi maka mudah-mudahan dia akan bisa melilah mana yang baik dan buruk untuk dilakukan. Ketika si anak bisa menangkap pesan moral yang terkandung dalam buku bacaannya maka ketika itu juga misi buku yang ditulis penulisnya sampai kepada sasaran. Apa sasarannya? Ya itu tadi....hikmah yang dapat dipetik dan dijadikan teladan dalam kehidupan sehari-hari.

Kesimpulannya, setiap buku anak yang diterbitkan hendaknya disesuaikan dengan tinmgkat usia si anak, dan mengandung pesan moral yang baik. Bagaimanapun, setiap bacaan yang dilahap si anak akan membentuk pola pikir dan kepribadian si anak itu sendiri kedepannya. Bila sejak dini sudah dikenalkan dengan buku-buku bagus akan hebatlah bangsa Indonesia memiliki generasi yang cerdas.

Bila sejak dini anak-anak sudah diarahkan membaca buku, nantinya si anak itu akan menemukan bakat dan minatnya sendiri untuk meraih cita-citanya kelak. Peran orangtua hanyalah menjembatani agar harapan si anak dapat terealisasi. Dengan apa caranya? Ya dengan buku dong...!



http://www.syaamilquran.com/lomba-blog-pameranbukubdg2014-bersama-ikapi-jabar-dan-syaamil-quran.html

Senin, 25 Agustus 2014

Asyiknya Mengunjungi Pameran Buku





"Buku adalah gerbang ilmu. Karena itu minat baca mesti dikembangkan sejak dini"

Kalimat di atas pernah dilontarkan oleh Edy Santana Putera saat beliau menjabat Walikota Palembang beberapa waktu lalu. Kala itu beliau tengah membuka kegiatan Festival Buku Nasional bertempat di halaman Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Palembang. Dalam kesempatan itu berbagai jenis buku di pamerkan. Beberapa penerbit terkemuka negeri ini pun ikut meramaikan mengisi stand dan mempromosikan buku unggulannya. Seperti biasanya, aku menyempatkan hadir dalam kesempatan tersebut demi menemukan beragam jenis buku. 

Aku memang pecinta buku sejak kecil. Makanya tak heran bila sudah berada di tempat pameran seperti ini keinginan untuk memborong selalu menggebu. Kenapa demikian? Karena biasanya banyak buku-buku yang dipamerkan dalam ajang tersebut diberikan diskon yang lumayan. Berkisar 10 hingga 30 persen. Bahkan ada juga yang menawarkan diskon hingga 50 persen. Siapa sih yang tak tergiur membeli buku di pameran bila mendapatkan diskon yang lumayan banyak?

Mungkin itulah salah satu alasannya mengapa aku senang sekali datang ke pameran buku. Kebetulan juga di tempat tinggalku ada toko buku terkenal yang sering menggelar pameran. Selain memberikan diskon yang lumayan banyak, dalam event  tersebut juga sering digelar bedah buku. Pernah suatu kali aku mendatangi pameran buku dimana saat itu hadir "Andy F. Noya", presenter Kick Andy. Siapa sih yang tak kenal dengan beliau? Banyak buku-buku yang ditulisnya ,menjadi best seller dan digemari pembaca. Bahkan di lain waktu aku pun pernah berjumpa dengan "Ahmad Fuadi" pengarang buku "5 Menara" . Belau mengadakan bedah buku "5 Menara". Sayangnya, aku tak pede seperti pengunjung lainnya yang masih remaja, mereka berebutan minta foto dan tanda tangan. Bagiku bisa mendengarkan proses kreatif para pengarang terkenal saat acara bedah buku itu sudah cukup memberi arti. Siapa sih yang tak gembira mendapatkan ilmu menulis dari pengarang terkenal? 

Kebetulan juga nih, beberapa waktu yang lalu Badan Arsip Kota Palembang juga menggelar kegiatan pameran buku. Kegiatan yang diselenggarakan di halaman kantor Badan Arsip tersebut dilaksanakan pada 12 Juni 2014 yang lalu. Seperti biasanya, tak hanya menggelar kegiatan pameran buku semata, namun digelar juga lomba bercerita dalam bahasa Inggeris dan lomba mendongeng. Kegiatan tersebut terbilang sukses. Itulah bentuk perhatian pemerintah dalam menggalakkan minat baca bagi generasi muda. Dengan adanya kegiatan pameran buku diharapkan generasi muda termotivasi untuk membaca dan menggali informasi lewat buku. Lagi-lagi aku menyempatkan hadir dalam pameran tersebut. Kebetulan instansi tempatku berdinas diundanag untuk menghadiri pembukaan kegiataana tersebut. Kebetulan lagi nih aku ditunjuk pimpinan untuk mewakilinya hadir dalam acara itu. Wah...pucuk dicinta ulam tiba nih. Aku tak menyia-nyiakan kesempatan ini, menghadiri acara dinas sekaligus bisa berkeliling stand pameran.

Buku adalah jendela dunia. Semakin banyak kita menggali informasi lewat buku, semakin bertambah luas pula informasi yang kita dapat. Apa yang ingin kita ketahui bisa kita akses melalui buku. Rasanya dunia ini sempit ya.....bahkan untuk mengetahui isi dunia ini pun bisa kita ketahui melalui sebuah buku yang berada dalam genggaman. Sejalan dengan minat baca masyarakat, semakin banyak masyarakat membaca buku maka semakin cerdaslah dia. Tak salah bila disebut masyarakat cerdas adalah masyarakat pencinta buku. Melalui pameran buku yang sering digelar baik oleh pemerintah maupun kalangan swasta diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi kecerdasan bangsa seutuhnya.


http://www.syaamilquran.com/lomba-blog-pameranbukubdg2014-bersama-ikapi-jabar-dan-syaamil-quran.html

Sabtu, 23 Agustus 2014

Bebas Kuman dan Pestisida Berkat Mama Lime






"Apa? Mencuci buah dan sayur memakai cairan pencuci piring? Tidak salah tuh?" tanyaku terbelalak.

"Iya Kak, pakai cairan ini. Memang kenapa Kak?" adikku balik bertanya.

"Bukannya malah bikin masalah? Cairan pencuci piring itu kan mengandung bahan kimia?" aku masih meragukan penjelasan adikku.

"Nah....berarti Kakak belum tahu ya, kalau yang paling baik itu mencuci buah dan sayur memakai Mama Lime. Karena kandungan formula anti bakteria dalam cairan Mama Lime bisa melarutkan dan merontokkan pestisida yang ada pada buah dan sayur." jelas adikku panjang lebar.

Itulah sekelumit percakapan singkat antara aku dan adikku, Renny pada suatu pagi. Saat itu dia sedang asyik di dapur, menyiapkan bahan-bahan makanan untuk diolah menjadi menu santap siang. Aku yang saat itu tengah berkunjung ke rumahnya menyaksikan dia sedang mencuci buah dan sayur memakai cairan pencuci piring. Awalnya aku terkejut saat melihatnya sedang membasuh buah dan sayur memakai Mama Lime. Setahuku, Mama Lime hanya digunakan untuk mencuci piring dan perkakas memasak saja. Ternyata anggapanku keliru. Cairan pencuci piring "Mama Lime" bisa juga digunakan untuk menghilangkan kuman dan pestisida yang ada pada buah dan sayur. Karena penasaran aku pun mencari informasi lebih lanjut mengenai keistimewaan Mama Lime.

Apa dan Mengapa Mama Lime?

Mama Lime Anti Bacteria adalah cairan pencuci piring yang diproduksi oleh PT. Lion-Wings. Mama Lime Anti Bacteria yang hadir dengan formula baru Bioguard mampu  merontokkan pestisida dan membunuh kuman hingga 99 persen. Sebagai brand internasional Mama Lime ini diproduksi untuk menjawab kebutuhan seputar kesehatan bagi ibu rumah tangga. Kenapa? Karena sebagian besar ibu rumah tangga kan aktifitasnya juga banyak di dapur. Nah...sebagai ibu rumah tangga tentunya sangat memperhatikan dong kebutuhan gizi bagi keluarganya. Salah satunya adalah menyediakan buah dan sayur untuk konsumsi bagi keluarga.

Kebutuhan  untuk  mengkonsumsi buah dan sayur sangat diperlukan bagi tubuh kita. Dalam kehidupan modern saat ini kan gaya hidup kita cenderung menyesuaikan dengan kehidupan modern. Contoh, untuk berbelanja buah, sayur dan kebutuhan dapur kita lebih sering belanja di mini market daripada ke pasar tradisional. Selain nyaman dan sejuk, belanja di mini market harganya kan standar. Aku pun lebih sering membeli buah dan sayur di mini market karena lebih segar dan tidak busuk. Beda bila kita beli buah dan sayur di pasar tradisional, seringkali menemukan buah dan sayurnya sudah tak segar lagi. Kalau beli buah dan sayur di pasar tradisional cepat sekali layu dan busuk.

Awalnya aku pikir membeli buah dan sayur di mini market itu adalah solusi yang tepat. Ternyata aku salah tuh! Buah dan sayur yang ada di rak-rak mini market itu yang kelihatan segar ternyata mengandung pestisida yang bisa merusak organ tubuh. Ihhh...serem banget ya! Rupa dan bentuk yang bagus ternyata tak menjamin unsur yang baik bagi kesehatan.

Mama Lime dan Kesehatan 

Nah...kini sudah tahu kan manfaat dan keutamaan Mama Lime?  Mama Lime bermanfaat untuk kesehatan kita, yaitu melindungi tubuh bagi kuman dan pestisida yang ada pada buah dan sayuran.

UU Kesehatan No. 36 tahun 2009 yang merekomendasikan pedoman gizi seimbang, menyatakan bahwa setiap hari sebaiknnya memakan 3-5 porsi sayur dan 2-3 porsi buah. Menurut hasil riset Departemen Kesehatan 2007 ternyata penduduk Indonesia berusia 10 tahun keatas  masih kurang mengkonsumsi buah dan sayur. Data menunjukkan sekitar 93,6 persen penduduk belum mengkonsumsi buah dan sayur. Sedangkan menurut data WHO rata-rata penduduk kita hanya sekitar 2,5 porsi mengkonsumsi buah dan sayur. Berbagai manfaat mengkonsumsi buah dan sayur terbukti bisa menyehatkan tubuh. Kandungan nutrisinya sangat penting seperti vitamin dan mineral, antioksidan, serat, dan cairan yang berfungsi untuk melengkapi kebutuhan nutrisi bagi tubuh.

Uppss....dari data itu kelihatan sekali ya banyak dari kita yang belum tercukupi unsur gizinya, terlebih unsur buah dan sayuran. Padahal buah dan sayur sangat dianjurkan untuk menjaga keseimbangan metabolisme dalam tubuh. Sejalan dengan anjuran pemerintah untuk gemar mengkonsumsi buah dan sayur, saat ini banyak keluarga Indonesia sadar untuk memenuhi anjuran itu. Sayangnya masih banyak keluarga Indonesia yang tidak mengetahui bahwa dibalik tampilan buah dan sayuran yang segar itu ada bahaya yang mengancam tubuh. Bahaya apakah itu? Kuman dan pestisida adalah ancamannya. Sejalan dengan perkembangan teknologi pertanian modern saat ini, untuk mendapatkan hasil pertanian yang maksimal banyak petani menggunakan pestisida. Padahal unsur yang terdapat dalam pestisida itu sangat berbahaya bagi kesehatan ya?

Berarti tak dapat dipungkiri dong mengkonsumsi buah dan sayuran itu wajib hukumnya. Tepat sekali! Hanya saja untuk mengantisipasi agar terhindar dari zat pestisida dan kuman yang terdapat pada buah dan sayur sebaiknya membasuhnya terlebih dahulu dengan Mama Lime.

Kiat  Sehat 5 Menit bersama Mama Lime

Untuk mendukung program pemerintah dalam mengkampanyekan gemar makan buah dan sayur, Mama Lime giat melakukan aksi gerakan sosial. Salah satu aksi gerakan sosialnya adalah melakukan "Aksi Sehat 5 Menit" dalam berbagai momen. Aksi ini bertujuan agar masyarakat Indonesia sadar untuk mengkonsumsi buah dan sayuran. Aksi ini pula untuk mengajak masyarakat Indonesia agar menjadikan kebiasaan yang teratur mengkonsumsi buah dan sayuran. Semua ini dipersembahkan oleh Mama Lime sebagai bentuk kepedulian produsen dalam mendukung program kesehatan yang sedang digalakkan pemerintah.

Bagaimana cara mendapatkan buah dan sayuran sehat versi Mama Lime? Caranya mudah lho, cukup 5 menit saja.  Mau tahu seperti apa, berikut aku beritahu caranya ya...

"Selama 1,5 menit pertama cucilah buah dan sayuran yang akan kita konsumsi dengan menggunakan cairan Mama Lime. Lalu, 1,5 menit kedua bilaslah buah dan sayuran dengan air bersih. Waktu 2 menit berikutnya buah dan sayuran siap untuk kita konsumsi."


Nah....sudah tahu kan manfaat Mama Lime bagi kesehatan kita? Mari gunakan Mama Lime bagi yang belum menggunakannya. Sudah saatnya kini kita peduli dengan kesehatan tubuh kita. Mari lindungi tubuh dari gangguan kuman dan pestisida. Makanlah buah dan sayur yang bebas pestisida. Yuk kabur ah...cari Mama Lime di mini market dekat rumah...!!



Referensi:

www.m.facebook.com/notes/mama-indonesia/press-release-mama-lime-anti-bacteria-targetkan-semua-masyarakat-indonesia-menja/509830992452372

www.family.fimela.com/dunia-ibu/health/seberapa-banyak-sih-kita-wajib-makan-buah-dan-dan-sayur-setiap-hari-130513p-page1.html


Mama Lime Anti Bacteria melindungi keluarga kami dari bakteri dan kuman agar tetap sehat dan bugar



Rabu, 20 Agustus 2014

My First Gift





Menjadi blogger itu asyik. Berbagai kompetisi lomba menulis dan giveaway bisa kita ikuti. Semua aktifitas itu banyak manfaatnya. Pertama, kualitas tulisan semakin hari semakin terasah. Kedua, blog kita pun terisi dengan konten yang disesuaikan dengan tema lomba. Ketiga, tentu saja kalau menang ada hadiahnya lho...hehe...

Secara aku ini pemula mengikuti berbagai event lomba menulis dan giveaway, tentu saja belum banyak pengalaman dan prestasi yang kutorehkan. Sebab peserta event tersebut biasanya diikuti oleh blogger keren yang sudah malang melintang dalam dunia ini. Well, berkat keseriusan mengikuti lomba-lomba semacam giveaway dari penyelenggara, akhirnya nyantol juga dapat penghargaan tali asih dari Mbak Istiadzah. Waktu itu beliau menyelenggarakan giveaway Hape Pertama. Alhamdulillah, tulisanku menjadi 10 karya terpilih untuk mendapatkan tali asihnya. Dan....tarraaaa....inilah penampakan tali asih dari giveaway Hape Pertama. Sebuah t-shirt cantik, pas banget untuk keponakanku Akbar yang berusia 2,5 tahun. Makasih ya Mbak Istiadzah...berkesan sekali...ini adalah tali asih pertama yang aku peroleh.



Jumat, 15 Agustus 2014

Sadar Bencana dan Pembelajaran dari Tsunami Aceh





 
Pada suatu pagi.....

Seorang bocah kecil yang sedang bermain bola di pantai tergulung ombak ke laut.
Gelombang setinggi sepuluh meter yang timbul akibat gempa di bawah laut Hindia
menyebabkan tsunami hebat. Tubuh kecil Martunis terombang-ambing terhempas ke laut.
Beruntung bocah malang itu selamat dari terjangan ombak dan gelombang yang menggulung tubuhnya hingga berjam-jam terkatung-katung di laut.
Entah bagaimana dia bisa selamat dari amukan tsunami.
Hingga akhirnya bocah malang berkostum timnas Portugal itu pun selamat dan liputannya
beredar hingga ke stasiun televisi Eropa.
Beruntunglah dia berkat kostum yang melekat di tubuhnyanya itu hingga menarik simpati pemain top sepakbola Portugal.  Dia akhirnya diundang bersama ayahnya ke Portugal dan mendapatkan santunan uang.

Sepuluh tahun kemudian....

Jamaliah tertangis pilu saat dipertemukan kembali dengan putrinya. 
Sepuluh tahun sudah dia terpisah dengan putrinya 'Wenni' saat terjadi tsunami di Aceh.
Ia tak pernah menyangka sama sekali bahwa tsunami akan memisahkan dirinya
dengan putri tercintanya.
Namun doanya yang tak pernah putus kepada Allah telah memberinya kekuatan dan 
keyakinan bahwa putrinya itu masih hidup.
Tak ada yang dapat menyangkal kuasa Ilahi. Benar, putrinya itu masih hidup.
Secara tak sengaja sang paman mengenali Wenni, gadis malang korban tsunami.
'Zainudin' sang paman masih mengenali wajah Wenni yang mirip dengan Jamaliah, kakak kandungnya.
Pertemuan tak sengaja terjadi  saat  dia melihat Wenni yang baru pulang mengambil raport.
Setelah bertanya sana-sani, ternyata bocah kecil itu anak yatim piatu korban tsunami, 
yang tak lain adalah keponakannya.



Tsunami dan Aceh

Masih terekam dengan jelas dalam benak kita kejadian 10 tahun silam. Saat tsunami yang dahsyat melanda bumi di utara Sumatera. Tepatnya Minggu pagi tanggal 26 Desember 2004 gempa hebat yang disertai gelombang setinggi 10 meter meluluh-lantakkan bumi Aceh. Dalam sekejap semua bangunan hancur dan porak poranda saking dahsyatnya. Pemandangan memilukan pun terjadi. Mayat bergelimpangan di mana-mana. Saat aku menyaksikan tayangan berita itu di sebuah stasiun televisi aku sempat terhenyak tak percaya. Benarkah gempa itu terjadi di bumi Aceh? Setelah menyimak beberapa saat ternyata pertanyaan itu terjawab. Gempa hebat yang disertai gelombang tinggi yang menghantam bumi Aceh itu dinamakan tsunami. Astagfirullahaladzim..., aku membatin pilu. Semoga petaka ini tak berlanjut lebih buruk lagi, gumamku.

Pasca kejadian itu menyisakan duka mendalam bagi seluruh negeri. Berbagai bantuan pun berdatangan bukan hanya dari pemerintah bahkan dari luar negeri pun mengulurkan bantuan. Tak hanya itu, pihak swasta, individu bahkan komunitas-komunitas sosial pun saling bergandeng tangan memberikan bantuan bagi korban tsunami di Aceh. Tak hanya bahan makanan, obat-obatan, dan pakaian yang disalurkan tetapi para relawan pun tak segan memberikan jasa dan bantuan pertolongan.

Kini setelah 10 tahun berlalu pasca tsunami di Aceh, pemandangan yang lebih baik bisa kita saksikan. Beberapa infrastruktur sudah banyak dibangun kembali. Bangunan sekolah, rumah ibadah, fasilitas publik, kantor-kantor pemerintah sudah berdiri lagi sesuai dengan fungsinya. Kita patut bersyukur atas berdirinya kembali bangunan-bangunan tersebut. Kini tinggal menata kembali kehidupan generasi sekarang agar tidak larut dan trauma dengan bencana tsunami tersebut.

Kisah bocah malang 'Martunis' dan gadis kecil 'Wenni' hanyalah sepenggal kecil kisah pilu korban tsunami. Masih banyak kisah-kisah lain dari para korban yang tak terungkap. Apakah mereka juga dipertemukan kembali oleh Ilahi dengan keluarganya? Wallahualam...

Beberapa kejadian di atas memberikan pelajaran bagi kita betapa nestapanya derita korban tsunami tersebut. Banyak hikmah dan pembelajaran yang dapat dipetik dari peristiwa tersebut agar kedepan kita bisa mengatasi musibah seperti itu.

Apa penyebab tsunami Aceh?

Tsunami di Aceh terjadi akibat gempa bumi bawah laut Samudera Hindia. Terjadinya gempa ini karena ketika lempeng Hindia disubdukasi oleh lempeng Burma dan menghasilkan gelombang tsunami. Gempa itu sendiri berkekuatan 9,1 - 9,3 Mw dan berakibat tsunami dengan ketinggian hampir 30 meter. Di Aceh ini sendiri merupakan tempat yang paling parah terkena bencana tsunami selain di Srilanka, India dan Thailand. Bencana hebat ini banyak menelan korban dan mematikan jiwa manusia.


Apa hikmah yang dipetik dari tsunami Aceh?

Musibah dan bencana yang dialami manusia sesungguhnya adalah rahasia Allah sang Maha Pencipta alam  ini. Tak ada yang bisa menebak dan menduga kenapa tsunami itu menerjang Aceh pada pagi Minggu yang cerah. Ini menisyaratkan bahwa manusia hanyalah menjalani ketentuan yang telah digariskan oleh Yang Mahakuasa.

Apa yang dapat dipetik dari musibah dan bencana ini? Yang pertama, harus kita sadari bahwa kejadian ini adalah ujian dari Yang Mahakuasa. Saatnya kita mendekatkan diri pada Allah dan meningkatkan ketaqwaan. Selain itu hanyalah kepasrahan dan tawakal pada Ilahi. Yakinkan diri bahwa ini adalah rahasia Allah dan tentu ada jawabannya yang terbaik bila kita dekat dengan-Nya. Yakinkan pula bahwa bila kita mendekatkan diri pada Ilahi maka insyaAllah kita bisa lolos dari cobaan yang mendera.


Berbagi sumbangan pemikiran atasi bencana tsunami

Terkait dengan peristiwa bencana tsunami yang pernah terjadi di negeri ini, berikut beberapa sumbangan pemikiran guna atasi bencana, sebagai berikut:

1. Kenali ciri-ciri dan penyebabnya.  Hal ini penting agar kita siap menghadapi bencana tsunami jika bencana itu datang lagi.

2. Informasikan kepada khalayak ramai tentang fenomena tsunami secara terus menerus dan berkelanjutan. Hal ini agar warga masyarakat secara psikologis memahami bahwa tempat mereka memang berpotensi bencana.

3. Membentuk komunitas-komunitas kecil masyarakat peduli dan tanggap tsunami.

4. Membangun dan mengelola tempat rehabilitasi bagi korban trauma pasca tsunami.

5.  Bekerja-sama dengan luar negeri guna menstranfer teknologi dalam membuat rumah dan bangunan dengan konstruksi tahan gempa. Ini dapat meminimalkan kerusakan dan kerugian bila bencana gempa itu menimpa lokasi itu lagi.

6. Bencana tsunami bisa direkomendasikan untuk dijadikan pelajaran muatan lokal di sekolah. Sehingga generasi penerus dapat memperoleh pembelajaran untuk berbuat dan bertindak lebih serius dan tanggap akan alam sekitarnya.

Sumbangan pemikiran di atas sedikit banyak bisa memberikan kontribusi bagi masyarakat di Aceh. Setidaknya bisa menumbuhkan sikap sadar bencana, tanggap bencana dan peduli akan alam sekitar. Harus dipahami bersama secara geografis kontur wilayah Aceh memang terletak di belahan bumi rawan gempa. Namun kondisi demikian janganlah membuat masyarakat sekitar takut dan trauma akan tsunami. Kenali penyebab dan ciri-cirinya agar bisa menumbuhkan sikap sadar bencana. Semoga warga masyarakat di Aceh bisa menerima kondisi ini dan lepas dari bayang-bayang tragedi tsunami yang memilukan.







Referensi :

  1. www.m.liputan6.com/news/read/78451/dahsyatnya-tsunami-aceh-2004-dari-statsiun-luar-angkasa
  2. www.id.m.wikipedia.org/wiki/Martunis
  3. www.m.tribunnews.com/regional/2014/08/09/ibu-bocah-korban-tsunami-di-aceh-terharu-dapat-salam-dari-jokowi
  4. www.id.wikipedia.org/wiki/Gempa_bumi_dan_tsunami_Samudra_Hindia_2004